Langsung ke konten utama

Iran Makin Mesra dengan Italia, Ada Apa?


Fajar Islam-Duta Besar Iran untuk Italia Mohammad Ali Hosseini mengatakan bahwa Teheran menyerukan perluasan hubungan politik antara kedua negara.
Dalam satu wawancara televisi dengan saluran TV Italia, dia mengatakan "Saya berharap setelah pemerintah Italia baru mengambil kantor kedua belah pihak akan menyaksikan langkah lebih konkrit dalam memperkuat hubungan politik antara kedua negara."

Mengacu untuk mempererat sikap bersama oleh Iran dan Italia pada perkembangan di Timur Tengah dan Teluk Persia, Afrika Utara dan Mediterania, dia menggarisbawahi perlunya memperkuat hubungan politik antara kedua negara.
Mengacu pada sanksi ekonomi ilegal yang dikenakan pada Iran, katanya, pengusaha kedua pihak telah berusaha untuk memperluas kerja sama antara kedua negara. Negara-negara Eropa lebih menderita kerugian akibat merendahkan tingkat kerja sama ekonomi dengan Iran, katanya.
Negara-negara Eropa telah kehilangan pasar yang sangat penting di kawasan Teluk Persia, tetapi mereka harus menanggung dalam pikiran mereka bahwa negara lain di Asia dan Amerika Latin akan mengisi kesenjangan segera, katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Ini di 711, Tariq ibn-Ziyad dan Pasukannya Mendarat di Gibraltar

Majalahfajarislam.com -,Inilah salah satu panglima terbesar di dunia.  Tariq bin Ziyad dikenal dalam sejarah Spanyol sebagai legenda dengan sebutan Taric el Tuerto (Taric yang memiliki satu mata). Ia adalah seorang jendral dari dinasti Umayyah yang memimpin penaklukan muslim atas wilayah Al-Andalus (Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar dan sekitarnya) pada 711 M.

Rakyat Pribumi Panama Ramai-Ramai Peluk Islam

Majalah Fajar Islam- Jumlah pemeluk Islam di kalangan penduduk asli Panama mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya itu, bahkan sekarang berdiri mushala pertama yang dibangun penduduk pribumi negeri tersebut.

Kasus Femicide di Turki Meningkat Tajam Setelah Kudeta Gagal

Majalah Fajar Islam-ANKARA -- Kasus  femicide  di Turki meningkat tajam sampai 25 persen dan mencapai 409 pada 2017, sehingga menyulut kemarahan masyarakat, yang menuntut tindakan yang lebih efektif terhadap masalah besar sosial itu.  Femicide  adalah pembunuhan terhadap seorang perempuan, oleh orang dekat atau mantan orang dekat.