Langsung ke konten utama

Rempah Indonesia Sudah Digunakan Masyarakat Romawi Kuno

Majalah Fajar Islam-Masyarakat Romawi Kuno ternyata sudah mengekspor dan menggunakan rempah-rempah asal Indonesia sejak 400 tahun Sebelum Masehi (SM). Temuan itu berdasarkan penelitian sains di sebuah lokasi penggalian arkeologi di dekat Napoli, Italia selatan.

Riset pada sisa-sisa makanan dari era Romawi Kuno yang dilakukan oleh tim dari Universitas Cincinnati di Amerika Serikat menemukan bahwa masyarakat pada masa itu sudah mengonsumsi berbagai jenis makanan eksotik.


Tidak hanya berbagai jenis gandum dan buah impor tetapi juga ikan asin dari Spanyol bahkan jerapah dan burung pelikan hingga rempah-rempah khas Indonesia. Sepotong daging jerapah ditemukan di tempat sampah salah satu bangunan rumah kuno. 

"Ini adalah satu-satunya jerapah yang ditemukan dari berbagai penggalian arkeologi di situs Romawi kuno Italia," kata pemimpin riset Steven Ellis dalam pernyataan yang dikutip kantor berita AFP baru-baru ini.

Selama 10 tahun terakhir, Ellis dan timnya meneliti dua kompleks perumahan di Pompeii yang sempat terkubur debu dan lava vulkanis dari letusan Gunung Vesuvius.

Ellis mengatakan temuan berbagai rempah dan bahan makanan eksotis itu menunjukkan bahwa masyarakat Pompeii memiliki standar hidup yang tinggi dan membalikan persepsi historis tentang pola makan orang Romawi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Ini di 711, Tariq ibn-Ziyad dan Pasukannya Mendarat di Gibraltar

Majalahfajarislam.com -,Inilah salah satu panglima terbesar di dunia.  Tariq bin Ziyad dikenal dalam sejarah Spanyol sebagai legenda dengan sebutan Taric el Tuerto (Taric yang memiliki satu mata). Ia adalah seorang jendral dari dinasti Umayyah yang memimpin penaklukan muslim atas wilayah Al-Andalus (Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar dan sekitarnya) pada 711 M.

Rakyat Pribumi Panama Ramai-Ramai Peluk Islam

Majalah Fajar Islam- Jumlah pemeluk Islam di kalangan penduduk asli Panama mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya itu, bahkan sekarang berdiri mushala pertama yang dibangun penduduk pribumi negeri tersebut.

Kasus Femicide di Turki Meningkat Tajam Setelah Kudeta Gagal

Majalah Fajar Islam-ANKARA -- Kasus  femicide  di Turki meningkat tajam sampai 25 persen dan mencapai 409 pada 2017, sehingga menyulut kemarahan masyarakat, yang menuntut tindakan yang lebih efektif terhadap masalah besar sosial itu.  Femicide  adalah pembunuhan terhadap seorang perempuan, oleh orang dekat atau mantan orang dekat.